Alpro


Mungkin nama ‘Alpro’ masih terdengar asing bagi mereka yang bukan orang orang IT. Alpro singkatan dari Algoritma dan Pemrograman. Algoritma merupakan rangkaian suatu aksi secara berurutan yang disusun secara logis. Algoritma digunakan sebagai ide atau urutan langkah pada permograman untuk menyelesaikan suatu persoalan secara urut dan bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma.

Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean atau perbandingan) sampai tugasnya selesai. Sedangkan Pemrograman merupakan suatu perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan suatu solusi dari suatu masalah. Selain istilah Alpro masih ada lagi sebuah istilah yang sangat berhubungan erat yaitu Bahasa Pemrograman. Bahasa pemrograman merupakan alat bantu yang digunakan dalam pemrograman, contohnya ialah Bahasa C, Bahasa Java dan Bahasa Pascal.

Jika anda ingin mengetahui contoh dari sebuah program, anda bisa langusung melihatnya dengan menekan tombol CTRL+U. Program yang anda lihat tadi merupakan sebuah Algoritma kompleks yang melatarbelakangi pembuatan halaman ini. Nah, kebayang kan bagaimana rumitnya program dari sebuah halaman web. Dan program dari sebuah halaman browser yang satu berbeda dengan halaman browser yang lain lho. Lalu bagaimana dengan program yang menyusun sebuah halaman browser pada facebook ? Apakah sama ‘keren’nya atau lebih ‘keren’ ? (tadinya sih mau ditulis pake kata ‘rumit’ tapi kok kedengerannya kejem jadi pake kata ‘keren’ aja,,,Hhehe).

Algoritma sebenarnya tidak susah kok, cuma penulisannya sedikit lebih rumit karena harus sesuai urutan logika.

Contoh kasus sederhana dalam Algoritma adalah seperti ini,

Ibu Ani ingin mengupas bawang yang berada dalam kantong plastik dilemari dan untuk kondisi ini Ibu Ani perlu menggunakan celemek namun dengan pertimbangan apabila Ibu Ani menggunakan baju berwarna putih. Sehingga menggunakan celemek merupakan aksi persiapan sebelum kentang dikupas. Dengan demikian teks algoritmanya menjadi seperti berikut;

-Ambil kantong plastik berisi bawang di lemari.

Depend on warna baju

berwarna putih : ambil celemek

tidak berwarna putih : –

-Kupas bawang.

-Kembalikan bawang yang tesisa kedalam lemari.

Itu merupakan sebagian kecil dari contoh masalah sehari-hari dalam algoritma. Dan masalah diatas dapat berkembang menjadi suatu masalah yang lebih kompleks apabila telah diketahui seberapa banyak bawang yang akan dikupas, sampai kapan Ibu Ani mengupas bawang, kapan Ibu Ani harus berhenti mengupas bawang (mungkin apabila bawangnya dirasa cukup untuk dimasak, Ibu Ani kehabisan bawang, ada seseorang yang memanggil Ibu Ani, Ibu ani ingin ke kamar mandi, atau dengan alasan apapun yang masuk di logika) atau saat mengambil kantong di lemari, apakah ada kantong yang berisi bawang atau hanya kantong yang kosong.

Sebenarnya Algoritma telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, namun penerapannya dilakukan secara tidak sadar.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: